Menurut bagaimana psikolog mendeteksi stres pada anak-anak selama pandemi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM – Inilah cara mengenali stres pada anak selama pandemi Covid-19.

Psikolog, Direktur Bimbingan dan Konseling di UPT Universitas Muhammadiya Malang (UMM) (Humania, S. ———————

—)))

––––––––––––––––––––––––––––– –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––– ––– –––––––––––––––––––––––– Penyakit medis bahkan dipengaruhi oleh tekanan dari orang dewasa atau orang tua.

“Stres adalah proses adaptasi, yang tidak nyaman bagi tubuh, pikiran, dan situasi di mana dia berada.” Ya, karena anak kemudian melihat dan merasakan pengaruh orang dewasa, misalnya, orang tuanya mungkin , Yang juga membuatnya mengalami hal-hal yang tidak nyaman atau stres, “kata Hudan dalam sebuah wawancara dengan Tribunnews.com. Pertemuan zoom, Kamis (5/7/2020) siang.

Baca: No. 19 Apakah anak-anak dengan asma kambuh selama epidemi Covid? Anak-anak tidak dapat bersosialisasi seperti biasa. Menurut Dan Dan, anak-anak antara tiga dan empat tahun memiliki potensi paling besar. Menurut Hu Dan, karena Anak-anak berusia tiga hingga empat tahun biasanya memiliki teman yang menurutnya cocok.

“Sejauh menyangkut usia, anak-anak seusia ini biasanya melakukan ini untuk perkembangan psikologis mereka. “Usia 3-4 tahun mungkin merasa stres, dan bahkan kemudian mereka mungkin tidak dapat menutup orang lain,” kata Hudan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live