Perawatan kuratif melalui tulisan untuk mengurangi stres dan kepanikan yang berlebihan selama pandemi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM-Adisty Riska Hardianti, seorang novelis dan penulis konten dari Kota Kediri, berbagi rekomendasi untuk mengurangi kepanikan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. — Dia mengatakan bahwa menulis adalah konsep penyembuhan.Beberapa orang menggunakan tulisan sebagai bahan atau wadah untuk mengevakuasi emosi.

“Kita berada dalam suasana Covid-19, kita sangat bosan, dan kita merasa bosan di rumah, hanya ada satu perasaan, emosi menumpuk, kita panik karena stres”, – katanya, Kamis (4/7/2020) Beritahu Tribunnews.

“Untuk mengurangi atau mengurangi, kita dapat menggunakan tulisan sebagai wadah untuk mengatasi emosi.”

Baca: KemenPANRB: Kemampuan menulis adalah warisan berharga dari birokrat muda

Adis melanjutkan bahwa rehabilitasi penulisan biasanya Mahir dalam platform seperti buku pribadi atau blog. Obat yang berkaitan dengan menulis.

Menurutnya, ledakan emosi yang ditulis di media sosial tidak dapat diklasifikasikan sebagai konsep “menulis untuk rehabilitasi”. Ada perasaan ingin dilihat atau diperhatikan oleh orang lain. “Untuk memulihkan,” kata Addis.

Baca: Jangan panik, ketahui berbagai gejala sesak napas pada pasien asma dan Covid-19

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live