Hidangan dan jajanan ini di sediakan saat Imlek, ternyata ada doa dan harapan dibaliknya

Laporan reporter Tribunnews Fitri Wulandari-Hong Kong TRIBUNNEWS.COM-Perayaan Imlek di seluruh dunia memiliki banyak tradisi. Bersatu kembali dengan keluarga dan cicipi makanan khas.

Di Tiongkok, khususnya Provinsi Guangdong, hidangan tradisional seperti casserole disajikan pada malam dan hari pertama Tahun Baru Imlek. Kubis atau kol, jamur kuping kayu, jamur, kacang hijau dan mie difermentasi dengan tahu. Baca juga: Untuk menyambut Tahun Baru Imlek, Ruben Onsu hanya memajang Barongsai di rumah untuk membuat Angpao — lalu meletakkan mangkok tersebut ke dalam periuk tanah liat.

Dahulu kala, penduduk provinsi ini biasanya tidak makan daging dan daging. Makanlah sayur-sayuran yang murah saja.

Inilah cara mereka berdoa. g, dan memohon restu untuk memulai tahun baru.

Tapi bagi kaisar Cina, casserole tentu saja merupakan kelezatan hari raya yang dekaden, karena dibuat dengan bahan-bahan yang mahal.

Baca juga: Sembuh Covid-19, Inul Daratista Tak Akan Rayakan Imlek bersama Keluarga Suaminya, dan Tak Berani Bawa Virus-baca juga: Pangsit, Menu Khas Imlek, Kemakmuran, Harta, Kaya Artinya, terkadang ada lukisan karya Rezeki — dikutip dari laman Asian “Titler”, Jumat (12/2/2021), pada masa Dinasti Song dari 960 hingga 1279 M, Mongolia menyerbu Tiongkok Kaisar Bingbing melarikan diri ke Guangdong dan provinsi utara Hong Kong, tempat penduduk desa mengumpulkan makanan laut musiman dan memproduksinya di atas Eifel untuk memberi makan kaisar dan pasukannya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live