Kisah lukisan makanan khas Indonesia dengan malu di wajah Nia Ingrid: butuh waktu puluhan jam

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Nia Ingrid berhasil mengaplikasikan beragam kuliner khas Indonesia di wajah, mulai dari sate, pompek, bakso hingga patong.

Menggambar proses nyata membutuhkan proses panjang yang memakan waktu puluhan jam. Sama seperti makanan mentah.

Baca: “Resep Bumbu Sate Kambing Idul Fitri 2020”, Cara Pengerjaannya-Nia menuturkan, sebelum melukis, Nia lebih dulu merampungkan konsepnya hingga dijelaskan secara detail Aksesori apa yang didukung juga harus disebutkan.

“Tantangannya adalah eksekusi, jadi kita perlu tahu persis apa itu makanan dan cara menggambar makanan serealistis mungkin.” Ucap Nia di live Instagram, Jumat (24/7/2020).

妮Nia pun mengungkapkan tantangan melukis. Sepintas tidak bisa dibiarkan seperti melukis di atas kanvas, lukisan itu harus dilanjutkan.

“Seperti sate yang tahan lebih dari sepuluh jam, tidak bisa ditinggalkan, harus dicat dulu,” kata Nia. Baca: “Melukis Makanan di Wajah”, Nia Ingrid Promosika n Kuliner Khas Indonesia-Begitu konsepnya matang, Nia akan mulai menggambar di wajah dengan eyeliner putih, sembari menerima titik warna, agar tidak memilih warna Kelabakan. Nia membuat lukisan lebih realistik dengan mewarnai bagian tepi lukisan (seperti tepi telur).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live