Mendengarkan dongeng bisa melatih imajinasi dan kreativitas anak

Laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat terjadi pandemi, ketika anak dan orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk bertemu, sebenarnya bisa digunakan untuk mempererat hubungan interpersonal.

Sayangnya, meskipun mereka punya waktu, mereka dapat digunakan untuk berkomunikasi Selama pandemi ini, anak-anak lebih suka bermain di perangkat seluler daripada berkomunikasi dengan orang tua mereka, misalnya melalui mendongeng atau suara. mendongeng. Seperti hari ini, “kata Samanta Ananta MPsi, psikolog anak dan keluarga, di webinar Lotte Chocolate Cookie Story Time yang digelar bersama, Sabtu (17/10/2020). -Samanta Ananta mengungkap fakta, menggunakan ponsel, tablet Atau laptop dan perangkat lain mungkin saja mempunyai efek negatif pada tubuh dan pikiran, seperti sakit mata, kurang tidur, stress, mudah marah, kurang perhatian, dll. Mendengarkan cerita atau membaca dongeng sering ingin tahu. Kepala Staf Tertarik Proyek Buku Dongeng Nusantara Oscar Lawalata

Baca juga: Rajin Membaca Cerita Meisya Siregar, Apa Pengaruhnya bagi Bambang? Kini Bercerita Lebih Imajinatif Bisa Meningkatkan Keterikatan dengan Anak, Ini juga memungkinkan untuk mengembangkan keterampilan sosial anak-anak dengan sebaik-baiknya. Bercerita juga merupakan salah satu cara terbaik untuk mendorong minat belajar dan mengajar banyak hal secara efektif, “katanya.

Saat bercerita, orang tua dapat memasukkan informasi moral atau cerita untuk merangsang imajinasi dan kreativitas anak. “Kekuatan alam bawah sadar adalah yang paling efektif,” ujarnya. -Ingen Ate Malem Meliala, Manajer Pemasaran Lotte Indonesia, mengatakan bahwa dalam pandemi ini, keluarga perempuan Indonesia menghadapi tantangan untuk mencapai waktu kombinasi terbaik. » , Katanya.

Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para ibu yang masih mendukung tumbuh kembang dan kreatifitas anaknya yang aktif dan mendidik.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live