Menjadi seorang dokter dan penata rias adalah cara Firyal Nadiah Rahmah berbagi waktu sibuk

Laporan reporter Tribunnews.com Hasional Eko P Gultom —— TRIBUNNEWS.COM-Kisah Firyal Nadiah Rahmah seolah menginspirasi perempuan lain.

Bagaimana mungkin Firyal bekerja dua kali sebagai dokter dan penata rias ketika dia masih sangat muda? Banyak prestasi yang diraihnya juga.

Wanita bernama Dr. Firyal ini lulus dengan predikat sangat memuaskan dari Jurusan Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Bravi Jaya Malang, dengan IPK rata-rata 3,85. -Masih mengajar di universitas dan perguruan tinggi yang sama, ia melanjutkan program pascasarjana di bidang biostatistik dan berhasil memperoleh IPK kumulatif 3,82.

Tak hanya itu, Dr. Firyal juga menorehkan prestasi di bidang akademik lainnya (seperti juara II) Ketua Olimpiade Kimia Surabaya, pembicara lisan First International Stem Cell Conference dan Biomedical Science, 2018-2023 Penyedia resusitasi bayi baru lahir, dll. Bidang non akademik. Ia memenangkan Kartini Prize 2019, di mana beberapa perempuan inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

Ia menorehkan prestasi akademik dan non-akademik yang tak terhitung jumlahnya ketika ia masih muda, Ini merupakan pencapaian yang luar biasa baginya. Sebagai seorang dokter muda, Firyal aktif menjadi penyedia layanan resusitasi neonatal sejak 2018. Saat ini Firyal berprofesi sebagai dokter umum di Rumah Sakit Ibu Soerya Sepanjang (RSIA) dan sebagai klinik kosmetik. Dokter. -Lihat juga: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hari Guru Sedunia: Perjuangan para guru saat pandemi menjadi sumber inspirasi-wanita muda berusia 24 tahun ini telah melakukan banyak kegiatan sejak ia masih sangat muda.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live