Tercapai target minimal tersebut, per 4 September sudah dilakukan pemeriksaan 36.268 spesimen terkait Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Pokja Penanggulangan Covid-19 melansir status pemeriksaan spesimen terkait Covid-19 pada Jumat (9/4/2020). –Jumlah spesimen yang diperiksa saat ini adalah 36.628 spesimen dari 18.100 orang. -Jumlah ini lebih rendah dari 37.597 spesimen Kamis lalu. -Kita tahu, hasil ini sudah mencapai target minimal 30.000 sampel yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Hal ini juga menunjukkan bahwa mulai awal September selama empat hari berturut-turut, semua hasil sampel sudah mencapai target minimal.

Baca: Per 26 Maret Per 4 September Total Covid-19 Positif Sebelumnya 187.000 Orang, Hasil Sampel Menembus Target Minimal, yakni 30.261 sampel tercapai pada 29 Juli , Kemudian 30.046 sampel menjadi 30.159 sampel dari 7 Agustus hingga 30 Juli, 8 Agustus hingga 30.565 sampel, 28 Agustus menjadi 33.082 sampel 1 untuk 30625, 2 September untuk 31.001, September Pada tanggal 3 terdapat 37.597 spesimen.

Oleh karena itu, sejauh ini telah terkumpul 2.375.133 spesimen dari 1.371.391 orang.

Spesimen diperiksa dengan dua metode. Metode pertama adalah reaksi berantai polimerase waktu nyata (PCR). Metode kedua adalah rapid molecular testing (TCM). Sejauh ini pemerintah telah mendaftarkan 3.269 pasien yang dikonfirmasi, sehingga total kasus positif Covid-19 sebanyak 187.537. –Diketahui bahwa jumlah ini menurun dibandingkan dengan hari ini. Ada 3.622 kasus Kamis lalu.

Data juga menunjukkan bahwa jumlah kasus yang sembuh telah mencapai jumlah pasien.

Jumlah total orang yang disembuhkan adalah 134.181.

Selama periode ini, jumlah kematian meningkat menjadi 7.832 kasus baru setelah kematian, dan hari ini telah mencapai 82.

Jumlah harian Suspek juga tercatat 85.178, lebih tinggi dari 84.071 pada Kamis lalu.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live