Jumlah tes PCR di Jakarta melebihi standar WHO sebanyak 4 kali lipat

Laporan wartawan Tribunnews.com Lusius Genik

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang paling siap menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19.

Meski angka pertumbuhan kasus Covid-19 masih tinggi, DKI Jakarta merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang memenuhi standar kemampuan pengujian virus corona Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Jumlah tes PCR standar yang digunakan oleh WHO adalah 1 orang per seribu penduduk per minggu.

DKI Jakarta berarti 10.654 orang non-sampel harus dites setiap minggu atau 1.521 orang setiap hari.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia, dari 34 provinsi di Indonesia, hanya DKI Jakarta yang memenuhi standar uji Covid-19.

Baca: Usai Kasus Narkoba Polri Tangkap Reza Artamevia, Kini Mereka Mencari Penyanyi Crystal Poison – Sekitar 40.000 Warga DKI Jakarta Lakukan Tes PCR Setiap Minggu. Angka ini pasti empat kali lebih tinggi dari angka yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Ini adalah buku berjudul “Pengalaman Indonesia dalam Menanggapi Epidemi COVID-19”, yang ditulis oleh 100 narasumber oleh MSi Dr. Dra Fatma Lestari saat wawancara dengan teman-teman.

“Padahal, jumlah tes PCR yang dilakukan di Jakarta setiap minggunya sekitar empat kali lipat dari standar WHO,” dikutip Tribunnews dalam buku tersebut, Minggu (6/9/2020).

Kasus Covid-19 pertama yang dikonfirmasi di Indonesia terjadi pada 2 Maret 2020 di dua warga di Depok, Jawa Barat.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live