Sempat tertindas sejak Maret lalu, Kepala Satpol PP di Jakarta mengaku belum ada anggota yang terpapar Covid-19.

Wartawan Tribunnews.com Jakarta Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kepala Satpol PP Arifin DKI Jakarta mengaku bersyukur belum ada pihak yang dilaporkan terpapar Covid -19 saat pelanggaran perjanjian kesehatan diterapkan di masyarakat. -Seperti yang kita ketahui bersama, Satpol PP telah menindak pelanggaran kesehatan sejak Maret 2020.

“Selain itu, saya bersyukur kita sudah bekerja di kantor sejak Maret. Syukurlah, tidak ada satupun anggota Satpol PP Ariffin yang berada di Kota DKI Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2020). Usai apel meeting yang digelar di pelataran aula, ia mengatakan: “Alhamdulillah kita semua dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin diri selama masa transisi PSBB menerapkan regulasi kesehatan.

Satpol PP menyatakan akan terus mengusut pelanggaran UU tersebut.Untuk memberikan pembelajaran dan penangkalan kepada masyarakat yang lalai, Satpol PP DKI mengeluarkan 537 dokumen tertulis pada 6 Agustus 2020 atau pada masa transisi PSBB. Kecaman, 8.161 kritik, 26 hukuman mati dan 62.498 hukuman untuk baksos .

, kas urusan kemasyarakatan Rp416.350.000 dan kegiatan sosial budaya Rp193.500.000 .

Oleh karena itu, denda tunai harus disetorkan ke kas daerah Jumlahnya Rp1.783.760.000.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live