Ketika sukarelawan Tagana menambahkan tugas ke tubuh Bury Covid-19

TRIBUNNEWS.COM di Capri State-Karena terbatasnya jumlah personil untuk menangani virus korona atau korban korona Covid-19, Trainana Pencegahan Bencana (Tagana) di daerah Kapuas di Kalimantan Tengah telah dimobilisasi untuk mengelola Tugas ini. Seorang anggota Kabupaten Kabupaten Kapuas Muhammad Alian Noor menyatakan keprihatinannya sejak awal, karena sampai sekarang, ia telah melayani dalam bencana alam.

“Pada awalnya, saya sedikit khawatir, karena setelah saya terus menyelam, dia bertanggung jawab untuk mengubur tubuh Covid 19, yang menghasilkan perasaan yang menyenangkan, karena dapat membantu orang lain seperti saya yang tidak memiliki kesempatan.” Ali, yang telah menjadi anggota Tagana selama dua tahun, mengatakan.

Baca: Dua hari dalam minggu pertama transisi ke ibukota PSBB, 579.000 pengguna KRL

Kapas Kabupaten Kalimantan Tengah Andy, Kepala Seksi Perlindungan Sosial, korban bencana alam dan sosial ยท Kalimantan Andi Septianto Adinata membenarkan bahwa Tagana di wilayah Karpa berprospek mengubur jenazah Covid 19. Pekerja sosial Budi Kurniawan mengambil peran sebagai Covid Task Force19 dan Tagana mengambil alih tim pemakaman utamanya, “kata Andy baru-baru ini. Mencari mayat-mayat dan mengantar mereka ke pemakaman sampai makam ditutup.

” Mereka dilengkapi oleh Kesehatan Kabupaten Capuyas Kantor, alat pelindung diri disiapkan oleh PSC 119 Capuas dan rumah sakit Capuas. “Kata Andy. – Penghargaan dari Menteri Sosial-Menteri Sosial Juliana Baturbala ( Juliari P Batubara) mengatakan dalam siaran persnya bahwa dia menghargai peran Tim Kesiapsiagaan Bencana (Tagana) dalam membantu pemerintah melawan Covid 19. Salah satu peran Tagana adalah mengubur mayat

– “Orang-orang Tagana berkomitmen Relawan dalam masyarakat manusia, mereka begitu tidak mementingkan diri sendiri, mereka bekerja tanpa lelah, orang Tagana adalah pahlawan kemanusiaan, “kata Juliari dari Jagari.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live