Siapkan sanksi adat terhadap pelanggar, 8 desa Bali dan jalan-jalan serahkan PKM Covid-19

Bali TRIBUNNEWS.COM-Terdapat delapan desa dan jalan di Denpasar, Bali, sejauh ini pihaknya telah mengajukan proposal pelaksanaan Kegiatan Kependudukan Masyarakat (PKM) Waraiwali Nomor 32 tahun 2020 (25/5/2020). Hal itu sudah dikomunikasikan kepada Wali Kota Denpasar dengan berbagai pertimbangan, seperti banyaknya kasus positif Covid-19 di wilayahnya.

I Dewa Gede Rai, Juru Bicara Pokja Covid-19 Denpasar, saat diwawancarai Senin (25/5/2020), mengatakan Pokja Covid-19 Denpasar saat ini sedang membahas proposal untuk 8 desa dan jalan. IB Rai Dharmawijaya Mantra, Walikota Kota Denpasar .

Baca: Cara Pemutusan Hubungan Kerja Pemprov Bali akibat Covid-19 untuk memberikan pendampingan kebutuhan koperasi – “tim pokja, kemudian serahkan ke walikota untuk mendapat persetujuan Buku, “kata Dewa Rai.

Sedangkan untuk 8 desa dan ruas jalan, pengirimnya meliputi Desa Panjer, Desa Pedungan, Desa Sanur Kauh, Desa Pemecutan Kaja, Desa Ubung, Desa Ubung Kaja, dan Desa Penatih npasar Dan Desa atau Desa Bali Sesetan.

Di 8 desa, Dewa Rai mengatakan ada beberapa daerah yang meminta PKM dilaksanakan mulai 28 Mei 2020. Kalaupun tidak berlaku di daerah, kata dia, tetap berlaku karena berlaku untuk seluruh kota.

Baca: Turis Mau Masuk Pantai Selatan yang Tutup Akibat Covid-19, Hingga Petugas Polisi memanggil.

Dewa Rai mengatakan bahwa selama proses implementasi, Perwali harus memandu tindakan pencegahan yang relevan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live