Dari Rp 695,2 T, penyerapan anggaran Covid-19 sudah mencapai 34,1%

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Covid-19 dan Ketua Panitia Pengarah Pengelolaan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menyatakan, penyerapan anggaran untuk penanganan pandemi dan dampaknya telah mencapai 34,1% triliun rupee dari pagu anggaran 695,2 triliun.

“Bulan demi bulan ini meningkat 30,9%. Dari semester I hingga semester II September tren penyerapannya meningkat 237 triliun yuan,” kata Airlangga dari Istana Merdeka di Jakarta. . , Senin (14/9/2020).

Peningkatan penyerapan anggaran berbeda antar industri.

Bacaan: Ahli virologi China memiliki bukti bahwa laboratorium Wuhan bermaksud menciptakan virus Covid-19

Bacaan: Bantu siswa menghadapi ujian melalui latihan soal online

Bacaan: Valentino Rossi (Valentino Rossi) Naik Podium, Meski Naik Podium Valentino Rossi, Dia Bahagia

– Baca: Galon Ditusuk Pelanggan Usai Ditusuk Korban dan Tewas Begitu Cepat

Diantaranya, industri layanan kesehatan meningkat 31,6%, masyarakat pelindung meningkat 62,81%, pemerintah daerah meningkat 27,68%, dan UMKM meningkat 91,43%.

Menurut Airlangga, pencapaian anggaran akan terus didorong, khususnya di industri pariwisata.

“Kemudian Presiden mengumumkan untuk insentif pariwisata yang sudah ada anggaran, hal ini terkait dengan pembelian vaksin secara mandiri setelah selesai uji klinis. Ini masih dalam uji klinis. Oleh karena itu, rencana lain dan dinas pariwisata sedang dilakukan. Mengatakan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live