Keuskupan Agung Jakarta membeberkan persiapan Gereja memasuki normal baru

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). V. Adi Prasojo (Pr) mengungkapkan dua langkah untuk mempersiapkan pihaknya mempersiapkan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Agama Fachrul Razi (Fachrul Razi). — Seperti yang kita ketahui bersama, Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 berisi tentang pedoman pelaksanaan kegiatan keagamaan di daerah setempat.Baru normal atau ibadah saat normal baru. .

“Dengan keluarnya pengumuman terakhir dari Menteri Agama, Keuskupan Agung Jakarta telah mengambil dua langkah. Pertama, kami menyelesaikan perjanjian ibadah dengan tatanan hidup normal baru yang sedang dikembangkan. Shi berkata. Adi (Adi) Dalam keterangannya, Rabu (3 Juni 2020) .

Langkah kedua, Rm. Adi mengatakan pihaknya memiliki kewajiban untuk memastikan setiap gereja paroki siap melaksanakan ibadah internal. -Jakarta Wilayah pelayanan Keuskupan Agung antara lain DKI Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.-Sebagai bagian dari persiapan keuskupan, Rm. Adi mengatakan, tentunya perlu adanya izin dari kepala daerah setempat sesuai dengan persyaratan Surat Edaran Menteri Agama.

Membaca: Menghadapi pandemi Covid-19, adaptasi normal baru departemen terhadap keselamatan membutuhkan perubahan paradigma- “Ini yang akan kita lakukan, kita harus berkomunikasi dengan kebohongan paroki”. Dalam pandangannya, ada tiga hal yang harus disiapkan dalam hal ini, antara lain sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan mitigasi risiko.

“Pada waktu yang tepat, jika perjanjian ibadat dan keuskupan disiapkan, tentu kita akan menyimpulkan dengan mengatakan: “Buka tempat ibadah sesuai dengan persetujuan pemimpin pemerintahan.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live