Beberapa laboratorium korona untuk sementara berhenti karena mereka belum menerima reagen

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah saat ini memiliki 37 laboratorium untuk memeriksa sampel untuk mendeteksi coronavirus. Beberapa laboratorium untuk sementara menghentikan operasi karena mereka belum menerima reagen.

“Saat ini ada 37 laboratorium yang beroperasi. Beberapa laboratorium terpaksa menghentikan kegiatan mereka karena reagen belum tiba,” kata Archid. Yuri Anto (Selasa) di kantor BNPB di Jakarta (21). /2/2020).

Lead: Pembaruan terbaru dari kasus Covid-19 di Indonesia, Selasa, 21 April 2020: 842 pasien disembuhkan

Reagen adalah senyawa yang diperlukan untuk pengujian reaksi terbalik Transcription polymerase chain (RT-PCR) Achmad Yurianto memastikan bahwa reagen akan tersedia mulai 21 April 2020 (Rabu).

Dengan cara ini, proses pemeriksaan sampel korona dapat dilakukan.

Baca: Bea Cukai memusnahkan BMN dalam bentuk tembakau tanpa asap dan produk bekas.

“Namun, kami akan memastikan bahwa besok akan bekerja secara keseluruhan,” kata Achmad Yurianto. Pemerintah telah memeriksa 50.370 spesimen dan 46.173 kasus. Hasil positif adalah 7.135 dan hasil negatif adalah 39.038.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live