16Secapa TNI AD masih dirawat di RS Dustira

Bandung TRIBUNNEWS.COM-Sekolah Calon Perwira Periklanan TNI (Secapa) di Bandung merupakan cluster baru Covid-19. Sedikitnya 1.200 personel TNI di sana terinfeksi virus corona, namun sebagian besar tidak menunjukkan gejala klinis.

Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (Andika Perkasa) mengunjungi Secapa menjelaskan, terungkapnya 19 kasus Covid berawal dari kecelakaan.

Dari dua siswa Secapa yang menyerah di Rumah Sakit Militer Dustira di Cimahi. Setelah berkunjung dari rumah sakit, keduanya dinyatakan lolos tes Covid-19.

“Siapapun yang mengeluh maag adalah demam yang disebabkan infeksi. Masalah ruas tulang belakang lainnya dengan tulang belakang. Tapi ternyata hasil usapnya positif,” Andica Sabtu (November 2020) 7) Memberitahu markas Kodam III / Siliwangi di Kota Bandung. Atas dasar dua mahasiswa aktif tersebut, ia memerintahkan seluruh mahasiswa dan karyawan Secapa TNI AD untuk melakukan quick test. — Alhasil, diketahui 187 orang dari institusi pendidikan militer dinyatakan reaktif.

Untuk lebih memastikan penyebaran epidemi ini, semua siswa dan staf Secapa diuji usap. Kepala Staf TNI AD mengatakan, Chain Reaction (PCR) menemukan sekitar 1.200 pekerja TNI di Secapa yang dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Saat ini, 1.280 orang di Secapa TNI dinyatakan positif Covid AD, terdiri dari 991 siswa dan 289 staf dari Secapa dan anggota keluarga arga.

Bacaan: Garis Waktu Pengungkapan 1.280 Mahasiswa Secapa TNI AD Positif Corona diantara 2 Mahasiswa Yang Menerima Perawatan Narkoba

Bacaan: Agen Secapa AD Dinyatakan Positif Covid-19, dan Awalnya Diperiksa Adema dan Tulang Belakang 1.280 orang terinfeksi – tetapi Andika memastikan bahwa sebagian besar staf yang dites positif Covid-19 tidak memiliki gejala.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live