Saat Covid-19 merebak, Achmad Yurianto meminta WHO untuk memperingatkan dunia tentang virus corona baru

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Achmad Yurianto, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan, menyinggung awal mula pandemi virus Corona atau wabah Covid-19 di Indonesia. Fakta dan peringatan terkait virus corona baru yang ditemukan di Wuhan, China, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memang sedang terkuak dalam skala global. Dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews Yuri, skala masalah Covid-19 akan dicermati mulai pertengahan Desember 2019 .

Baca: Update: 11 September 1660 RS Wisma Atlet masih menerima perawatan untuk pasien Covid-positif -19

Pada pertengahan Desember, di mana organisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia bahwa wabah virus corona baru di Wuhan, China telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat.

Yuri mengatakan dalam wawancara dengan direktur berita Tribun Network Febby Mahendra melalui aplikasi Zoom pada hari Jumat: “Jadi ini adalah darurat kesehatan masyarakat dan dunia didesak untuk memperhatikan Covid ini.” (11/09 / 2020).

Saat pertama kali merebak di Wuhan, WHO dengan tegas mengingatkan dunia bahwa virus tersebut berpotensi menyebar dengan cepat. Yuri mengatakan: “Bahkan ini (virus korona baru) bisa saja menjadi pandemi, dan peringatan WHO akhirnya terkonfirmasi.” Yuri menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia saat itu sudah merespon kepada WHO. Tingkatkan pengawasan semua pintu masuk ke negara untuk memberi peringatan. .

Mengingat lotus awal Covid-19 bukan di Indonesia, melainkan di China, pemerintah mengambil langkah ini untuk mencegah masuknya virus corona baru.

“Artinya (Covid-19) tidak mungkin masuk sendirian tanpa melalui pintu masuk,” kata Yuri.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live