Kisah seorang dokter di Provinsi Lampung merawat pasien Covid-19: mencuci tangan puluhan kali dalam satu jam

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG – Kisah seorang dokter Lampung yang merupakan bagian dari staf medis yang merawat pasien dengan virus Covid-19 di jejaring sosial Instagram.

Dr Achmad Gozali berbagi pengalamannya merawat 19 pasien Covid melalui akun Instagram pribadinya @ aigozali06 Jumat (20/3/2020).

Foto Dr. Gozali mengenakan perangkat perlindungan diri lengkap (PPE) Pengunggahan dihargai oleh 15.000 orang dan memposting 693 komentar pada hari Rabu (25/3/2020).

Dalam pengunduhan, ahli paru-paru dan pernapasan Lampung menulis bahwa jika tidak ada antara staf medis Ketakutan, itu bohong, terutama karena Lampang memiliki kasus positif.

Baca: Penyebaran virus oleh APD Crackle oleh kasir mini-market: membingungkan pembeli

Baca: 5 fakta baru tentang penyihir dukun yang ibu dan anak Gagahi muncul di saat yang sama: kontak yang sering , Pekerjaan profesional

membaca: sesak napas saat pelantikan kepala desa, ini adalah 7 agenda Bupati Karawang, yang kemudian diumumkan sebagai korona positif menelan ketakutan tim medis

“Jika tidak Takut, Anda tidak perlu panik dan berbohong, terutama di antara staf medis di antara kami. Saya adalah salah satu dari garda depan yang memelihara Covid-19 (yang sudah memiliki kasus positif di Lampung), “tulis Gozali dalam arsipnya.

Seorang dokter di Banda Lampung juga berpraktik di klinik paru-paru dan pernapasan khusus di Madinah di Jalan Khairil Anwar. Dia menulis bahwa sejak dia merawat Covid-19 pasien, dia memiliki setidaknya Empat hal yang perlu dikhawatirkan.

Setiap pagi, Gozali tidak berani membayangkan pasien mana yang akan dia temui dalam praktik, apakah dia terinfeksi dan apakah dia akan menjadi pembawa. ) Virus.

Baca: Penyebaran virus oleh APD Crackle oleh kasir mini-market: membingungkan pembeli

Baca: 5 fakta baru tentang penyihir dukun yang ibu dan anak Gagahi muncul di saat yang sama: kontak yang sering , Pembacaan pekerjaan profesional: sesak napas Selama pelantikan kepala desa, berikut adalah 7 agenda Bupati Karawang sebelum diumumkan sebagai korona positif. Wanita ini hamil karena dia takut menjadi “pembawa”.

“Jika saya tidak terinfeksi, tetapi ketika istri saya hamil di rumah kami adalah pembawa, kami” Kami mengharapkan bayi kami lahir dalam pandemi ini. Kontak via pesan Instagram (Rabu (25/3/2020)).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live