Dengan diberlakukannya PSBB, penghapusan aturan genap di Jakarta juga diperpanjang satu minggu

Laporan reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Departemen manajemen lalu lintas Polda Metro Jaya menghentikan sementara penerapan kebijakan bilangan genap ibu kota. Memperluas cakupan penerapan kebijakan “pembatasan sosial skala besar (PSBB)”.

“Iya, dia akan tersingkir selamanya (sederajat, redaktur note),” Polda Metro Jaya Pimpinan Pengembangan dan Penegakan Hukum Cabang Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar kepada wartawan (4/6/2020) .— -Baca: Sekarang gratis, apakah YouTuber Ferdian Paleka akan melanjutkan pembuatan konten? Ini jawabannya-Fahri menjelaskan, perpanjangan akan dilaksanakan besok, 5 Juni, hingga pekan depan.

Nanti, kebijakan tersebut akan dievaluasi lagi minggu depan. — “Mulai 5 Juni 2020 hingga minggu depan,” ujarnya. — Diberitakan sebelumnya, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, kembali memperpanjang PSBB, namun tidak ada batasan tanggal. PSBB disebut fase transisi kali ini, dan pembatasan secara bertahap dan bersamaan dilonggarkan.

Baca: Pemerintah mencatat 47.373 orang di Indonesia berstatus ODP dan 13.416 orang berstatus PDP

Anies mengatakan dalam jumpa pers di Balaikota DKI Jakarta Pusat: “Penetapan status DKI Jakarta diperluas. Dan memutuskan untuk memulai transisi. Status ini tidak berubah, tetap PSBB, tapi sedang menuju transisi yang aman, sehat dan produktif. ”Keputusan itu diambil, Kamis (6/4/2020).

Sebelum keputusan diambil, dalam tiga hari sejak 1 hingga 3 Juni lalu, jumlah penularan virus replikasi (Rt) DKI Jakarta lebih sedikit dari angka 1, tepatnya 0,99. Artinya, dia mengatakan wabah Covid-19 sudah terkendali.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live