Bupati Banyumas mengambil alih makam ketua DPRD Corona: masyarakat tidak lagi menolak

TRIBUNNEWS.COM-Presiden DPRD Kabupaten Banyumas Jawa Tengah menanggapi tindakan Bupati Achmad Husein yang secara langsung berujung pada pembongkaran makam almarhum dalam kasus Covid-19 atau virus corona. — Edhi Setiawan meminta masyarakat mengambil tindakan untuk menggambarkan apa yang dilakukan Achmad Husein.

Komunitas tidak perlu khawatir bahwa tubuh korona berbahaya.

“Saat Lha Wong digali, Bupati ikut dalam acara tersebut, artinya mayat-mayat tersebut tentunya tidak berbahaya,” kata Eddie. Ketika Tribunnews menghubungi kami pada hari Rabu (1 April 2020).

Baca: BREAKING NEWS Berita terbaru dari Corona, Indonesia Pada tanggal 1 April, totalnya ada 1.677 kasus, 103 kasus sembuh, dan 157 kematian

: Di antara banyak pasien korona yang mayat Ganjar Pranowo Miris ditolak oleh warga. : Yang penting adalah Anda jangan menangis

sebagai referensi, karena komunitas lokal menolak Makam Corona, itu dihancurkan untuk pergerakan.

“Masyarakat harus bisa memberi contoh, wong bupatine wae wani (bupatinya hanya berani), dan masyarakat harus memastikan itu afirmatif,” katanya.

Karenanya, Edhi berharap agar masyarakat Banyumas tidak terlalu takut dan tidak akan menolak.

“Kami diciptakan oleh Tuhan, dan kami akan kembali ke bumi, jadi kami berharap bahwa kami tidak akan lagi ditolak,” katanya.

Eddie mengatakan bahwa prosedur telah diambil untuk menyaring atau menguburkan orang mati. Edhi berkata: “Karena itu jelas 19 negara.” “Jelas, pemerintah tentu memiliki prosedur dan aturan yang baik agar tidak membahayakan masyarakat dan lingkungan.” Membaca: Untuk membantu UMKM COVID-19 yang terkena dampak M, truk makanan Pertamina mendistribusikan makanan- — Baca: Organisasi petani hutan masih memanen dalam wabah korona

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live