Sebagai alternatif penanganan Covid, sekolah harus mematuhi standar protokol sanitasi

Laporan reporter Tribunnews.com Glary Lazuardi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisioner Pendidikan Retno Listyarti dari Komisi Kesejahteraan Anak Indonesia (KPAI) meminta Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sekolah untuk penanganan Covid-19 sesuai aturan berikut. Rencana kesehatan yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. .

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah memiliki toilet dan kamar mandi yang cukup, dan menambah jumlah wastafel di setiap kelas, yang akan menjadi ruang isolasi. Dikatakannya, selama ini, dari pengawasan KPAI hingga sekolah, masih banyak sekolah negeri dengan toilet yang kurang memadai dan wastafel yang terbatas, terkadang berada di sekolah dasar. Dalam keadaan rusak.

Oleh karena itu, menurutnya perlu memasang toilet di depan kelas dan menambahkan wastafel ke wastafel. Ini akan menjadi ruangan dalam anggaran pemerintah provinsi, yang akan sangat membantu sekolah. Ini kesaksiannya- “Artinya sekolah yang ditunjuk juga akan mendapat fasilitas tambahan. Ketika wabah Covid 19 sudah berlalu dan bisa diatasi, ke depannya warga sekolah bisa memanfaatkan fasilitas tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, KPAI secara rutin mengingatkan sekolah yang menggunakan ruang isolasi untuk menggunakan disinfektan yang sesuai dengan tata cara sanitasi. Tentunya jika sekolah melanjutkan kegiatan nanti, hal ini juga akan melindungi anak-anak.

Bacaan: Manchester United Siapkan Nomor 7 untuk Jadon Sancho

“Mungkin penting juga untuk membicarakan dana rutin dengan sekolah karena akan menambah beban tagihan sekolah, seperti listrik dan air.” Perlu bantuan Pemprov Ya, atau akan lebih baik jika Pemprov membayar tagihannya. Ditambahkannya.-Sebagai informasi, dekan lembaga pendidikan DKI Jakarta cabang Nadiana menerbitkan Surat Edaran Nomor 4434 / 1-1.772.1 Daftar sekolah tempat isolasi kasus Covid-19 dan tenaga medis.

Jumlah ini sudah mencapai 140 sekolah yang tersebar di enam kota / wilayah administrasi DKI Jakarta. – Ini merupakan tindak lanjut arahan Sekda Tauun 29 Jakarta DKI Jakarta tentang penyediaan tempat tinggal dan pengelolaan Covid -19 pada tahun 2020. Sarana penunjang bagi petugas kesehatan. — Seperti yang dijelaskan Nahdiana, sekolah tersebut diusulkan oleh Lurah dan Kepala Jalan. Namun tidak semuanya akan digunakan. Hanya sekolah yang lulus uji kelayakan dan mengikuti ketentuan kesehatan yang dapat beroperasi secara normal .— “Sekolah tersebut diusulkan oleh kepala desa dan jalan, dan tim akan mengecek kelayakannya sesuai prosedur kesehatan,” kata Nahdiana dalam konfirmasi, Selasa (21/4/2020).

“Ini baru dilaporkan Disarankan karena kami bertanggung jawab untuk mengumpulkan data yang bisa digunakan untuk mengobati Covid-19, ”ucapnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live