Virus KLB Corona Solo, Dispendukcapil meminta masyarakat untuk menunda pemrosesan dokumen

TRIBUNNEWS.COM-Status peristiwa tidak konvensional (KLB) dari virus corona tipe baru (COVID-19) telah didirikan di area kota solo. -Oleh karena itu, kota telah mengambil banyak tindakan.Pemerintah telah mengurangi kemungkinan penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina.

Termasuk dalam layanan Biro Kependudukan Surabaya dan Kantor Catatan Sipil.

Ing Ramto, kepala Daftar Penduduk Surakarta Dispendukcapil, memohon kepada masyarakat.

Banding ini sejalan dengan instruksi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Kewarganegaraan (Dirjen Dukcapil) dari Kementerian Dalam Negeri. Republik Indonesia.

Karena orang diminta untuk menunda pemrosesan dokumen ke layanan dukcapil.

“Bagi mereka yang benar-benar membutuhkan file populasi, seperti BPJS dan manajer rumah sakit, Anda dapat menggunakan aplikasi layanan dan nomor SMS online atau melalui WhatsApp sehingga tidak akan ada akumulasi antrian,” kata Ramto kepada Tribunnews, Selasa (6/6). 03/17/2) 020) .– Jika dokumen penggunaan darurat tidak diperlukan dalam keadaan darurat atau darurat, Ramto akan terus memprosesnya dan masyarakat dapat mengurusnya. Dia menambahkan: “Di masa depan, itu dapat digunakan dalam 2 minggu atau 3 berikutnya sesuai dengan kondisi setempat. Dijadwalkan ulang setiap minggu atau awal April 2020.

Meskipun Kota Supenkarta (Supenkarta) berstatus KLB, layanannya masih dalam kondisi terbaik.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live