Menteri Koordinator Airlangga: 116.750 perusahaan dituntut untuk menurunkan kontribusi ketenagakerjaan BPJS

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Departemen Koordinasi Bidang Perekonomian menyebutkan 116.750 perusahaan telah meminta pembebasan BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan perseroan sedang mencari bantuan akibat pandemi corona atau Covid-19. 4/2020) .

Baca: Pesan Menteri Agama tentang Larangan Pulang Pulang: Akal Sehat

Baca: Jika Pandemi Covid-19 Berakhir, Mayang ZP Berharap Selalu Perkuat Persija Jakarta- -Baca: Covid- di Banten Pembukaan perantara 19 pasca pengaduan online itu, lanjutnya, pelonggaran asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian masing-masing terkait dengan 2,6 triliun rupee dan 1,3 triliun rupee. –Kemudian, Airlangga menambahkan, juga terdapat penangguhan asuransi pensiun tiga bulan tiga bulan untuk jangka waktu tiga bulan, senilai kurang lebih Rp 8,74 triliun. .

Pada saat yang sama, banyak perusahaan yang menangguhkan iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat diminta untuk menunda selama tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live