Dipengaruhi cuaca buruk, pembangunan fasilitas observasi Covid-19 di Pulau Koliang

Laporan reporter Tribunnews.com Gita Irawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pembangunan fasilitas pengendalian penyakit menular, khususnya Covid-19 atau Coronavirus, di Pulau Koliang, Batam, Kepulauan Riau, diharapkan selesai pada 2011. Minggu lalu, 28 Maret 2020, cuaca dibatasi. -Namun demikian, pembangunan fasilitas dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, dan keseluruhan kemajuan konstruksi telah mencapai 92%. -Pengiriman barang termasuk bahan bangunan, karena cuaca buruk, penyelesaian target ditunda hingga 5 April 2020, “demikian pernyataan resmi Kantor Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan, Senin (30 Maret 2020). Baca : Para peneliti mengklaim bahwa Italia mengulangi kesalahan China dengan melakukan karantina di rumah — Menyesuaikan target baru hingga 5 April 2020 untuk fokus pada keterlambatan pengiriman peralatan, instalasi dan kebersihan, dan mobilisasi staf medis.

” Menurut Departemen PUPR, TNI, kontraktor BUMN, dan konsultan manajemen konstruksi akan dimulai pada Minggu, 29 Maret 2020, dan seluruh furnitur akan memasuki pemasangan e-Sinam mulai Minggu, 29 Maret 2020. TNI akan dilakukan pada Rabu, Ap Kelola dan mulailah mengatur dokter militer. 1 Januari 2020 “, UPPR Kemenkominfo dalam siaran pers resminya, Senin (30/03/2020).

Kapasitas fasilitas pantau yang direncanakan adalah 1.000 tempat tidur. –Baca: Berita Terkini : Akibat pandemi corona, Pilkada periode yang sama tahun 2020 ditunda – tahap ini saya akan bangun dua gedung berlantai dua berkapasitas 340 tempat tidur.Yang pertama 240 orang dalam pengawasan (ODP) bisa menggunakan Terdapat 100 tempat tidur untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

340 tempat tidur merupakan fasilitas observasi non ICU, dan 20 tempat tidur lainnya merupakan fasilitas perawatan intensif.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live