Sosiolog UI mengungkapkan efek positif dan negatif dari Covid-19 di komunitas

Daisy Indira Yasmine, seorang sosiolog di Universitas Indonesia, mengenang bahwa dampak virus korona (Covid-19) tidak dapat dianggap moderat.

Karena pandemi Covid-19 memiliki efek kompleks dan tidak biasa.

Inilah yang diungkapkan Daisy Indira (Daisy Indira) dalam diskusi virtual pada Senin malam (18 Mei 2020), dengan tema “ pandemi Covid-19 memengaruhi masyarakat, ekonomi, dan politik , Dampak hukum dan keamanan ”. Daisy mengatakan: “Dampak Covid-19 meliputi aspek struktural, budaya dan pro sosial masyarakat.” Bacaan: Satpol PP DKI UU 9.580 melanggar PSBB dan menjatuhkan sanksi berbeda. Pada aspek struktural, kata Daisy, Covid- 19 Ketimpangan sosial meningkat, PHK terjadi di mana-mana, dan kaum miskin baru meningkat.

Kemudian orang miskin menjadi lebih miskin, fasilitas produksi ditutup, dan gaya hidup konsumen meningkat.

“” Kalau begitu kita juga punya banyak perasaan budaya, karena Covid-19 telah melahirkan standar baru dalam hidup kita, “kata Daisy.

Ia memberi contoh bagaimana model interaksi komunitas akan berubah.

Karena jarak interaksi harus 1, 5 hingga 2 meter, fasilitas umum seperti pesawat, bus, kereta api, dan alat transportasi lain, Daisy menjelaskan: “Semua hal positifnya adalah Covid-19 telah meningkatkan kualitas masyarakat. Pengakuan persatuan dan gaya hidup bersih. “Hanya saja Daisy terus mengatakan bahwa ada konflik dalam masyarakat. Orang yang rela hidup normal baru dengan komunitas permukiman.

Secara umum, Daisy meyakini bahwa masyarakat Indonesia sangat mementingkan budaya dan budaya.

” Misalnya, kebijakan non-return. Ia mengatakan: “Ini sulit dilakukan karena reuni keluarga saat Idul Fitri sangat erat kaitannya dengan masyarakat kita.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live