Bima Arya: Puncak virus Corona yang subur di kota Bogor pada tahun 2020

Wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono TRIBUNNEWS.COM, Walikota Jakarta-Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa jumlah virus korona atau virus covid-19 di Kota Bogor akan melonjak pada Juli 2020. Diperkirakan bahwa puncak Co-19 di Bogor terjadi pada bulan Juli. Bima mengatakan dalam diskusi online DPP PAN tentang nasib pekerja .: Anda telah diberhentikan, tetapi Anda telah dilarang kembali ke tanah air Anda, apa solusinya ?, Jakarta, Jumat (1/4/2020). Menurutnya, jika Warga Bogor tidak mematuhi pembatasan sosial skala besar (PSBB), dan penyebaran virus korona akan lebih lama dari perkiraan maksimum.

Baca: Surat faktual viral tentang rencana untuk menghancurkan Masjid Banyumas, yang dikatakan ketika Covid Kultus yang mengecewakan organisasi di rumah di -19: Membaca: Konsulat Anies Baswedan: 20 juta topeng kain dibagikan kepada warga Jakarta- “Politisi PAN mengatakan:” Sekarang, dalam dua bulan ke depan Kami memang kuat, jika tidak, akan lebih lama.

Bima mengatakan bahwa jika puncak epidemi terjadi pada Juli 2020, maka pandemi korona akan mengurangi pendapatan Bogor sebanyak 40% .——————————————————————— Situasi yang optimistis, jika situasi pesimistis hingga Desember dapat menghancurkan APBD kita, karena kita tahu bahwa Bogor sangat tergantung pada layanan dan pariwisata, “kata Bima. Bima berkata, – – Mempertimbangkan keadaan ini, ia dan stafnya melakukan pencarian baru pada anggaran daerah Kota Bogor untuk mengalokasikan anggaran United 19 ke posisi yang dapat diselamatkan. Bima berkata: “Kami telah menyesuaikan anggaran, Dan dianggarkan 144 miliar rupee untuk anggaran bersama 19 negara. Ini telah dibagi menjadi tiga bidang, yaitu perawatan medis, jaringan jaminan sosial dan pemulihan ekonomi.

Pembaruan nasional

Jumlah kasus virus atau korona Covid-19 di Indonesia terus meningkat

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live