Kementerian Kesehatan: Perusahaan harus dilengkapi dengan monitor kesehatan karyawan di kantor

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kartini Rustandi, direktur Departemen Kebersihan dan Olahraga Departemen Kesehatan, mengatakan perusahaan harus secara teratur memantau kesehatan karyawan yang bekerja langsung di kantor. Pantau untuk mencegah penyebaran virus korona di antara karyawan.

“Perusahaan harus secara aktif dan teratur memantau kesehatan kerja. Apakah ia demam, dingin atau dingin (biasanya tidak),” kata Katini kepada kantor BNPB di Jakarta pada Jumat (29 Mei 2020).

Menurut Kartini, perusahaan harus memiliki penyelia untuk mengawasi kesehatan karyawannya. , Ada staf dan personel layanan umum yang perlu mempersiapkan diri untuk ini, “kata Cardini.

Baca: Dokter mengungkap kondisi yang ditemukan petugas laboratorium Unair ITD Covid-19 – Selain itu, perusahaan juga harus melakukan pencegahan terkait Penyebaran virus korona kepada karyawan.

Kartini mengatakan bahwa pendidikan sangat penting, karena sejauh ini banyak karyawan yang tidak mengerti bagaimana mencegah penyebaran korona.

Perusahaan dapat bekerja sama dengan departemen kesehatan setempat untuk menyediakan Covid -19 terkait pendidikan. Cardini mengatakan: Ketersediaan Internet telah menjadi kegiatan hubungan masyarakat pemerintah untuk menyelenggarakan pemilihan regional 2020- “Tempat kerja perlu mensosialisasikan dan mendidik pekerja yang terkena dampak, karena kita sering menemukan bahwa pekerja kurang memahami . “

Jika ada, perusahaan juga dapat berkoordinasi dengan departemen kesehatan untuk setiap karyawan yang sakit atau memiliki gejala coronavirus.

” Mereka juga harus melaporkan atau berkoordinasi dengan pekerja yang sakit atau tamu yang sakit di tempat kerja. Harus ada koordinasi, “pungkas Katini. Situasi pandemi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live