MUI menginginkan vaksin halal merah putih

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Direktur Lembaga Evaluasi Makanan, Obat-obatan dan Kosmetik Komisi Ulima Indonesia, Lukmanul Hakim, mengatakan pihaknya terus mendorong pengembangan vaksin korona di Indonesia. Waktu yang singkat harus menjadi tujuan utama.

Pemerintah Indonesia akan terus mengembangkan vaksin covid-19 domestik yang disebut vaksin putih-merah.

Selain mengembangkan vaksin buatan sendiri, Indonesia juga berkomitmen untuk mengembangkan vaksin yang diproduksi oleh perusahaan biofarmasi Tiongkok. Melalui perusahaan PT Bio Farma milik negara.

Penelitian dan pengembangan vaksin coronavirus yang diproduksi oleh Sinovac telah memasuki tahap uji klinis fase III.

Bahkan, “Indonesia telah menjadi uji klinis di Cina.” vaksin.

Selanjutnya, uji klinis fase ketiga akan dilakukan di Bandung dan Universitas Padjadran mulai Agustus tahun depan selama enam bulan. Enam lokasi yang ditunjuk di Kota Bandung pada tanggal 18 dan 59.

Namun, sebagai negara Muslim utama, merek dagang hapalvaksin corona yang diproduksi oleh Zhulian telah menimbulkan kontroversi. Lukeman mengatakan: “Tentu saja, kami berharap kami dapat (halal). Jika tidak, kami mendorong produksi vaksin yang berkelanjutan, tetapi akan terus melakukan penelitian halal, karena pada prinsipnya, menyelamatkan nyawa adalah prioritas utama.” (27/07) sore.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live