Staf medis harus disebut pahlawan dan tidak mendapat stigma pada dokter dan perawat Covid-19

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Indonesia Ahmad Basarah mengimbau masyarakat untuk mengakhiri stigma petugas medis yang merawat 19 pasien Covid. Tenaga medis tidak hanya memberikan kontribusi besar bagi pengabdian negara dan negara dalam merawat dan menyembuhkan pasien Covid-19, tetapi juga pantas disebut “dikenal sebagai“ pahlawan medis Indonesia ”.

Kejadian yang baru-baru ini terjadi. Awal pekan ini, tiga perawat dari RSUD Solo Bangkano, Jawa Tengah digusur oleh tuan tanah. Mereka menyewa rumah di Sukoharjo Grogol, Jawa Tengah sejak awal pekan ini. Kini mereka terjebak di Solobangol. Di kamar lantai lima RS Nuo.

Dulu kejadian serupa juga terjadi di Malang, Jakarta, Palembang, Gorontalo, Yogyakarta, Bandung, mereka tak mau terpapar Covid-19. Oleh karena itu, Mari kita gunakan hati nurani kita dan perlakukan mereka seperti pahlawan, “kata Basarah kepada Tribun, Jumat (1 Mei 2020). — Pertama-tama, masyarakat kurang paham tentang penyebaran virus corona.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live