Afrika Selatan mengumumkan penguncian selama 21 hari sebagai tanggapan atas penyebaran virus korona

Wartawan Tribunnews.com memberitakan bahwa Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, Johannesburg-Pemerintah Afrika Selatan telah mengumumkan kebijakan embargo terhadap penyebaran virus Corona (Covid-19). — Kebijakan ini akan berlaku mulai pukul 00.00 waktu setempat pada 26 Maret 2020. -Kebijakan ini berlaku selama 21 hari. –Dokumen tersebut dikutip oleh laporan media SouthAfrican.com pada Senin (23/3/2020) oleh Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa (Cyril Ramaphosa).

Baca: Empat korban perdagangan ilegal anak singa Afrika dipindahkan dari Kampar ke Taman Margasatwa Bogor

– “Dihadapkan pada solidaritas sosial dalam aksi definitif, Ramaphosa melanjutkan:” Kami Negara, “katanya pada konferensi pers.” Keberhasilan kita tergantung pada upaya dan energi setiap warga negara, dan komitmen mereka untuk membantu dan membantu orang lain. ” Hingga Selasa (2020/3/2020), jumlah kasus Covid-19 di Afrika Selatan telah mencapai 554 – pemerintah Afrika Selatan akan mengerahkan pasukan untuk membantu polisi menghentikan masuk.

Menanggapi kebijakan tersebut, Kementerian Luar Negeri RI telah memberlakukan red identity atau larangan bepergian ke Afrika Selatan melalui aplikasi safe travel “Safe Travel”. Baca: Pendiri Alibaba, Jack Ma, menyumbangkan jutaan masker dan alat uji ke Afrika

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live