Kelompok kerja TPPO Bareskrim melacak 14 paspor ABK untuk verifikasi imigrasi di Tanjung Priok dan Pemalang

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kelompok Kerja Perdagangan Orang (TPPO) hari ini (Selasa, 12 Mei 2020) melakukan penyelidikan ke imigrasi imigran Tanjung Priok dan Pemalang sebagai bagian dari penyelidikan terhadap tuntutan pidana TPPO yang dilakukan oleh 14 anggota awak. Bagian Xing (ABK) Xinglong No. 629.

“14 ABK Longxing No. 629 telah mendaftarkan empat paspor yang diterbitkan oleh Biro Imigrasi Tanjung Priok dan sepuluh paspor yang diterbitkan oleh Biro Imigrasi Pemalang. Oleh karena itu, hari ini kami akan memeriksa keabsahan paspor tersebut beserta detailnya.” , “Direktur Hukum Pidana” Brigadir Jenderal Interpol Feidi Sambo berkata. Kepada Biro Investigasi Kriminal Kepolisian Nasional, Selasa (12 Mei 2020).

Baca: Demi Resolusi No. 1 Tahun 2020, PKB menekankan kartu prasangka dan kekebalan

Ferdy menjelaskan bahwa pemeriksaan imigrasi Pemalang dilakukan secara virtual. Saat pemeriksaan imigrasi di Tanjung Priok, penyidik ​​mendapat peluru di kantor imigrasi di Tanjung Priok.

Untuk melacak proses 14 awak kapal yang berangkat dari Jakarta ke Busan, Korea Selatan, dan kemudian dipekerjakan di kapal penangkap ikan yang mengibarkan bendera Tiongkok, penyidik ​​mewawancarai banyak saksi.

Pertama, simpatisan memeriksa 14 ABK Long Xing 629. Mereka mengklaim telah dikirim ke luar negeri melalui rekrutmen sponsor pribadi.

Sponsor ini membuat mereka tetap berhubungan dengan agen tenaga kerja.

Saksi lain, penyidik ​​Periksa Syahbandar, menerbitkan dan mencetak buku pelaut milik 14 anggota awak.

Bacaan: Doni: Jika masih ada ancaman dari doa pengumpul ID ibadah di masjid yang belum dieksekusi – bahkan untuk 14 pramugari yang terbang dari Jakarta ke Busan, Korea Selatan telah mengkonfirmasi tiketnya.

Setelah tiba di Korea Selatan, kru dipekerjakan oleh cabang perusahaan Cina di Busan, Korea Selatan. Kemudian letakkan di empat kapal nelayan, yaitu Longxing 629, Longxing 630, Longxing 802 dan Tianyu 8.

Baca: Harun Masiku meninggal, MAKI menjelaskan analisisnya: itu tidak dapat dilacak, benar-benar kosong – Baru-baru ini, sebuah video viral dari sisa-sisa anggota kru Indonesia yang bekerja di kapal-kapal Cina ditinggalkan di perairan Cina.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live