Perawat yang dipecat karena dicurigai menyebarkan COVID-19 telah menemukan tempat berlindung

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Seorang perawat di Rumah Sakit Persahabatan dikeluarkan dari sekolah asrama karena takut menyebarkan virus korona (COVID-19).

Karena dia dikeluarkan dari magang, dia terpaksa tinggal di rumah sakit.

Berita terbaru dari Harif Fadhillah, Presiden Asosiasi Perawat Nasional Indonesia, bahwa perawat telah menemukan tempat penampungan yang dibantu oleh rumah sakit.

Selain tempat tinggal, perawat juga memiliki shuttle bus untuk melindungi perawat. — “” Sebelumnya, direktur sumber daya manusia Pers Friendship Hospital mengatakan bahwa ada tempat yang menyediakan angkutan, “kata Harif Fadhillah kepada Tribunnews.com, Rabu (25/3/2020) .

Membaca: Jelaskan mengapa sabun, pembersih tangan, dan air panas dapat menahan korona dan virus lainnya. Sebelumnya, Harif telah menerbitkan laporan tentang perawat. Sejak 2 Maret (Minggu), Asosiasi Keperawatan Nasional Indonesia Memecat sekolah asrama-nya. Pada akhir tahun 2020.

Perawat diduga dapat menyebarkan virus korona karena mereka bekerja di rumah sakit yang merupakan tolok ukur nasional untuk manajemen COVID-19.

Baca: Singapura pada hari Kamis, 26 Maret 2020 Semua tempat hiburan dan bar ditutup karena korona .— “Karena mereka tahu tentang COVID-19 di Rumah Sakit Persahabatan Nasional, meskipun perawat tidak tahu bahwa mereka berurusan dengan COVID-19 alih-alih bekerja di ruang isolasi dan diminta untuk tidak menghadiri pertemuan,” Harif (Harif) mengatakan, Selasa (24/3/2020).

Harif (Harif) juga meminta masyarakat untuk tidak takut, karena perawat mengerti bagaimana memperlakukan pasien dengan COVID-19 dan mengetahui keengganan untuk mencegah penyebaran. Harif mengatakan: “Saya pikir petugas kesehatan benar-benar tahu cara merawat pasien di masyarakat, dan petugas kesehatan tahu dan tahu cara mencegah penularan. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live