Jokowi menyerukan penyaluran bansos minggu ini, dan Muhadjir Effendy ingin masyarakat “mengenal diri sendiri”.

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mensyaratkan masyarakat tidak bisa menerima bansos meski menerima data dari penerima bantuan. Minta mereka untuk mentransfer bantuan sosial yang dia terima ke komunitas lain yang membutuhkan.

Ini karena jumlah bansos terbatas.

Meski banyak donor, seperti pemerintah daerah, Kementerian Sosial, Kementerian Pedesaan, dan Kementerian Pertanian, Muhajir menyatakan bahwa bantuan sosial saja tidak cukup. Muhadjir mengatakan, Senin: “Namun, meski berbagai sumber dari pemerintah provinsi, kabupaten / kota, kementerian dan komisi telah menyiapkan bantuan semacam ini, namun jumlah bantuan semacam ini sangat terbatas,” di Jakarta (04 / 05/2020). .

Baca: Menghadapi 5 instruksi terbaru Joonawi untuk menghadapi pandemi korona, penilaian PSBB dalam distribusi bantuan sosial- “Bagi mereka yang benar-benar tidak perlu diberhentikan, ia melanjutkan: Orang yang membutuhkan bantuan. “Muhadjir mengungkapkan, warga yang paling membutuhkan bantuan adalah RT / RW dan pimpinan desa setempat. Muhadjir juga meminta materi. Desa atau kelurahan lebih leluasa dan leluasa dalam mengalokasikan bansos kepada masyarakat.

” Jangan kaku, karena sudah ada dalam daftar dan merasa Anda punya hak, sama sekali tidak. “

” Memang datanya terus berubah karena merupakan data baru. Itu didapat dari lapangan, bukan dari data yang sudah muncul di daftar Data Jaminan Sosial Lengkap (DTKS).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live