Menkes keluarkan masalah PSBB, Jokowi menghimbau agar penanganan korona dipercepat

TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) membutuhkan kebijakan penegakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) untuk mempercepat pemrosesan virus korona.

Jokowi menyebarluaskannya untuk melacak Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 9 Tahun 2020.

Peraturan ini telah menjadi dasar bagi implementasi PSBB di wilayah tersebut, sebagai pilihan bagi pemerintah untuk menangani penyebaran virus korona.

Qiaokovi mengatakan pelaksanaan PSBB membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Kedua belah pihak harus memilikinya. Visi dan misi untuk mengatasi penyebaran virus corona.

Baca: KPK ucapkan terima kasih kepada Jokovy karena tidak membahas pembebasan oknum korup di rapat

baca: Jokovy bilang semua warga harus pakai topeng saat keluar dari penjara DPR

baca: Pimpinan KPU Mendesak Presiden Jokowi segera menerbitkan Perppu usai menunda pemilihan kepala daerah. “Untuk memutus rantai penularan Covid-19,” kata Yokowi seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/4/2020).

Kerja sama yang baik dan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah memang sangat diperlukan. .

Ia mengatakan: “Ketika mencoba menyelesaikan Covid-19, mereka harus visioner dan konsisten.” Di saat yang sama, Jokowi juga berharap dapat melakukan rapid test melalui metode PCR (polymerase chain reaction). ), mengutamakan orang yang mungkin terinfeksi virus corona. Sangat cocok untuk orang yang rentan terkena virus corona yaitu dokter dan anggota keluarganya, PDO (orang dalam pengawasan) dan PDP (pasien dalam pengawasan).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live