Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Korona Darurat Jakarta, Satuan Ambulans Darurat Tambahan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menambahkan Tim Ambulans Darurat (AGD) untuk menangani kasus-kasus virus korona. Karena jumlah pasien COVID-19 terus meningkat, suplemen telah dibuat.

Iwan Setiawan, kepala departemen AGD Biro Layanan Kesehatan DKI, menjelaskan bahwa penambahan unit dilakukan melalui langkah-langkah – ada juga dua (2) unit. Ada total lima ambulan di Dinas Kesehatan AGD DKI. “” Ada konten yang baru ditambahkan, sudah ada dua atau tiga (jumlahnya). Dua lagi ditambahkan kemarin, “kata Ivan, dihubungi pada Selasa (24/3/2020) .- Baca: Pasien virus Corona diperbarui pada 24 Maret: 100.982 pasien pulih, 16.505 kematian, total 378.601 kasus– – Lima ambulan ini akan mengeluarkan alarm untuk setiap departemen manajemen kota.

Sementara menyesuaikan operasi sesuai dengan kondisi dan kondisi di daerah di depan kotak korona.

“Sekarang, itu tergantung pada situasi. Karena itu tidak ada di tengah. Karena situasinya berbeda di setiap wilayah, “katanya.

Baca: Akankah olahraga serius mempengaruhi kekebalan selama pandemi korona?

Ambulans juga akan digunakan untuk Para pasien yang pusing dibawa ke rumah sakit. Menurut instruksi dari dinas kesehatan DKI, rujukan ke rumah sakit dan Rumah Olahragawan Kemayoran. Kami harus bertanya ke mana kami ingin membawa mereka sesuai kebutuhan, “kata Ivan.

Dia mengatakan bahwa armada yang tersedia saat ini masih dapat menampung pasien COVID-19.

Tetapi menurutnya, itu harus Dialah yang mengatakan: “Pertanyaannya adalah, jika kita masih bisa mengatur lalu lintas, bisakah rumah sakit rujukan ditampung. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live