Wakil Menteri Kehakiman mengatakan bahwa kasus korona pedesaan hanya menyumbang 3%

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Dennis Destryawan-TRIBUNNEWS.COMK, Jakarta-Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Pembangunan Pedesaan dan Departemen Imigrasi Daerah Miskin (PDTT) menjelaskan bahwa korona atau kasus simbiotik yang terjadi di desa-19 saja. Sekitar 2-3% dari jumlah total kasus korona saat ini, 28.818 adalah positif. -Budi Arie menuturkan, kasus korona pertama terjadi di Indonesia dan tujuan menjabat sebagai wakil menteri adalah untuk melindungi desa yang ada di mahkota.

Menurut Budi, jika warga desa aktif dalam korona, warga sekitar akan berdampak pada produksi pangan Indonesia. Budi menuturkan, dari 74.953 desa di Indonesia, 86% berbasis ekonomi pertanian.

Sisanya adalah nelayan, desa wisata, dll.

Jadi penting untuk melindungi masyarakat desa dari lucutan korona.

“Inilah kenapa banyak program kami luncurkan di desa ini, dan kami telah bekerja sama dengan 19 relawan untuk saling membantu, membersihkan, mendisinfeksi, dan melatih Budi Arie pada Kamis (6/4/2020). Dikatakan dalam seb uah diskusi di Jakarta. Budi menuturkan, saat ini ada beberapa pokja yang berusaha mengidentifikasi keluarga yang ada di kampung tersebut. Kemudian pemerintah juga melarang keras pulang kampung. ”

Ini untuk kepentingan masyarakat kampung tanpa corona. .

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live