Pemerintah provinsi DKI secara paksa menutup 34 perusahaan yang melanggar PSBB

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kantor Imigrasi dan Energi Manusia Jakarta secara paksa menutup operasi 34 perusahaan dari 14 hingga 20 April 2020.

Semua perusahaan ini tidak dikecualikan dari edisi ke-33 Pergub 2020 Perusahaan ini bukan perusahaan asing, tetapi masih aktif selama larangan sosial massal (PSBB) yang diundangkan oleh Jakarta.

Andri Yansah, Kepala Urusan Manusia dan Imigrasi DKI Jakarta, mengatakan kepada wartawan, Selasa (21 April, 2020): “Sampai selesainya PSBB pada 23 April 2020, telah ada 34 Perusahaan tutup. ”

Membaca: Dilarang untuk kembali ke negara itu, meminta pemerintah untuk mendidik masyarakat melalui para pemimpin agama dan budaya

Tentang Kementerian Tenaga Kerja dan Imigrasi, selama periode ini, ia memeriksa 281 perusahaan atau perusahaan bupati / DKI Pemerintah Kota Jakarta. — Akibatnya, 34 perusahaan di lima kota administratif ditutup, yaitu sembilan (9) di pusat Jakarta, 14 di Jakarta Barat, empat (4) di Jakarta Utara, dan enam (6) di Jakarta. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur (1).

Ada 44 perusahaan yang tidak dikecualikan, tetapi mereka telah disahkan oleh Departemen Perindustrian, tetapi belum menerapkan perjanjian kesehatan. Mereka semua menerima peringatan. Pada saat yang sama, 203 perusahaan telah dilarang, tetapi belum menerapkan prosedur kesehatan yang komprehensif, tetapi juga telah menerima peringatan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live