Kemenkominfo menemukan 474 konten scam terkait corona di jejaring sosial

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga menggelar patroli dunia maya untuk memantau pandemi virus corona atau Covid-19. Pranks atau pranks selama periode tersebut. -Plak Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G menunjukkan bahwa 474 epidemi korona ditemukan selama patroli jaringan.

Angka ini mengacu pada data mulai Rabu (4 April 2020).

“ Berkat Drone Kominfo, kami menemukan ini Banyak informasi palsu dan suara kasar yang beredar di masyarakat. “Pagi ini, 474 pertanyaan penipuan diakumulasikan di platform digital dan ribuan penipuan tersebar,” kata Johnny kepada kantor BNPB di Jakarta Timur, Rabu (4 April 2020).

Baca: Update Corona Jawa Tengah, 8 April 2020: 133 kasus positif, 14 kasus pengobatan, 22 kematian-sebaran total terkait hoax, total 1.125 postingan, 785 postingan di Facebook, Instagram Ada 10 postingan di Instagram, 324 Twitter, 324 Twitter hingga enam konten. – -Tentang 359 tweet dibuat.

“Selanjutnya muncul platform global, mencapai 359, di antaranya 303 dari YouTube, 3 Instagram dan 53 dari Facebook. Sejauh ini, Youtube masih mengerjakan ini,” kata Johnny. Selama epidemi. Johnny berkata: “Langkah pertama kami ingin mengkomunikasikan keadaan darurat kesehatan seperti itu adalah berkomunikasi dengan platform digital global. Ini termasuk komunikasi dengan Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live