Karena Covid-19, MUI memperbolehkan sholat Jum’at diganti dengan sholat subuh di rumah, ini Fatwa

TRIBUNNEWS.COM-Asroun Niam Soleh, Sekretaris Panitia Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), memaparkan isi fatwa yang dikeluarkan MUI terkait pelaksanaan ibadah dalam kasus wabah Covid-19.

Fatwa No. 14 tahun 2020 disetujui pada hari Senin (Senin). 3/16/2020) Salah satu isinya adalah untuk memungkinkan umat Islam di daerah-daerah di mana Covid-19 kemungkinan besar menyebar, tidak untuk shalat pada hari Jumat di masjid, tetapi untuk menggunakan shalat Duhur di rumah sebagai gantinya.

“Menurut peraturan pihak berwenang, dia dapat meninggalkan rumah jika dia berada di daerah dengan probabilitas tinggi atau sangat tinggi untuk menyebar terlebih dahulu. Shalat Jumat dan menggantikan shalat Zul.” – “Kecuali untuk meninggalkan jemaat Rowatib, jangan Berdoalah kepada Tarawi di masjid-masjid dan di beberapa tempat-dia dapat menggantikannya di tempat-tempat pribadi atau khusus, “katanya melalui YouTube Kompas TV, Selasa (17/3/2020).

Tetapi untuk potensi 19 Muslim di Inggris Raya dan terus beribadah seperti biasa.

“Menurut peraturan pihak berwenang, mereka yang berada di area potensial penyebaran lemah, jadi dia masih wajib beribadah seperti biasa.”

Oleh karena itu, dia dapat melakukan shalat Jumat di suatu daerah. Dia menambahkan. Ditambahkan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat menggunakan fatwa MUI ini. Pemerintah dapat menggunakan metode fatwa ini untuk menggantikan shalat Jumat, dan metode fatwa pemerintah daerah dapat digunakan sebagai panduan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live