Pemerintah mengambil tindakan untuk mengalahkan Corona, dan Menteri Perdagangan mengecualikan impor hingga 31 Mei 2020

TRIBUNNEWS.COM – Menteri Perdagangan (Manda) Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) menyebutkan langkah pemerintah dalam menanggapi pandemi coronavirus (Covid-19) di Indonesia. Agus Suparmanto mengatakan bahwa selama darurat kesehatan, langkah telah diambil untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia.

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk mempromosikan perusahaan untuk menjual produk kepada konsumen dengan harga terjangkau. – “Oleh karena itu, kami memberikan kemudahan impor bagi perusahaan-perusahaan ini, sehingga mengurangi permintaan konsumen dengan harga yang terjangkau,” kata Agus Suparmanto, yang akan diadakan pada hari Rabu (1/4 / 2020) Saluran YouTube Metro Metrotvnews dibuka.

Bacaan: Untuk menjaga agar arus barang tetap lancar impor dan menantikan Covid-19, bea cukai membuka pengajuan SKA melalui email-Menteri Perdagangan Indonesia mengatakan bahwa pembebasan impor berarti bahwa tidak memberlakukan banyak kondisi pada importir. “Pembebasan pajak impor berarti banyak dari kondisi sebelumnya sekarang dapat dikecualikan.” Dia mengatakan ini hanya berlaku hingga 31 Mei. – Mengenai distribusi kebutuhan dasar, ini akan menjadi prioritas pemerintah. Rencananya adalah untuk melepaskan beberapa posisi agar tidak menghambat proses distribusi dan mendukung keterbatasan interaksi sosial — Agus Suparmanto menjelaskan bahwa kebijakan ini mengikuti Presiden Joko Widodo (Yokowi) instruksi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live