Orang asing yang masuk ke Indonesia cenderung memperkenalkan virus korona

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Panpai Saleh Partaonan Daulay (Saleh Partaonan Daulay) Anggota Panitia Kesembilan DPR mengkritik rencana pemerintah pusat mendatangkan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Sulawesi Tenggara.

Rencananya akan menempatkan ratusan TKA di Perusahaan Pemurnian Nikel (smelter) di Morosi di Kabupaten Konawi, sebelah tenggara Sulawesi.

Menurut Saleh, masuknya TKA dapat menyebabkan penyebaran virus korona

Baca: Tahanan yang meninggal karena Covid-19 dapat dilahirkan di ventilator

Lebih dari 500 TKA berasal dari Cina, negara-negara di mana virus korona disebarkan. “Dipercayai bahwa orang asing yang masuk ke Indonesia dapat membawa virus korona. Selain itu, TKA berasal dari Tiongkok dan merupakan pusat gempa pertama dari virus korona, “Saleh mengatakan kepada wartawan, Kamis (2020/30/30).

Baca: Dark Travel menangkap 4 pelancong dari Jakarta, mengemudi Polisi menggunakan rel geser polisi — Menurut Saleh, perhatian harus diberikan kepada warga negara Indonesia saat ini, dan banyak orang juga perlu bekerja. — Karena banyak perusahaan domestik dipaksa memecat pekerja karena penyakit korona. Dia berkata, — maka investasi asing harus menjadi pilihan lain bagi mereka untuk bekerja. — “Salah satu keuntungan investasi asing adalah menciptakan peluang kerja bagi pekerja lokal. Jika investasi asing memang mempekerjakan pekerja asing, itu berarti investasi itu tidak memiliki nilai tambah. Hanya bagus untuk negara asing. Tentunya jika dikritisi dan dipersoalkan oleh masyarakat, ”pungkasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live