Jepang mengizinkan penduduk untuk menggunakan alkohol daripada pembersih tangan

TRIBUNNEWS.COM – Pandemi virus korona telah menyebabkan pasar kekurangan kebutuhan pembersihan seperti pembersih tangan.

Untuk melewati batasan pembersih tangan, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang akhirnya mengizinkan penduduk menggunakan alkohol.

Seperti yang kita semua tahu, minuman keras seperti pembersih tangan dan vodka mengandung alkohol.

Mengutip Tribunnews.com dari nhk.or.jp, keputusan pemerintah Jepang adalah menanggapi keluhan dari berbagai lembaga medis dan rumah sakit.

Mereka mencoba menemukan pembersih alkohol. Namun sebenarnya sangat jarang.

Jika tidak ada pembersih tangan, Kementerian Kesehatan akhirnya akan mengizinkan penggunaan minuman beralkohol untuk pembersihan.

Baca: Rabu sore, 15 April, Pembaruan Global Corona Sore: Ada 27.000 kasus di Belanda dan hanya 250 orang yang sembuh

Baca: Jika situasinya memburuk, kebun binatang Jerman akan menembakkan koleksi hewan untuk dimakan orang lain- -Beverages dengan kandungan alkohol antara 70% dan 83% dapat digunakan untuk membunuh bakteri dan virus.

Sebagian besar vodka termasuk dalam kategori persentase ini.

Kementerian Perlindungan Lingkungan memperingatkan bahwa minuman beralkohol harus diencerkan saat digunakan.

Menghadapi kelangkaan pembersih tangan, perusahaan minuman keras juga beralih untuk memproduksi produk pembersih.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live