72.415 warga DKI diuji secara real time, 2.879 positif untuk Covid-19

Reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama melaporkan-Jakarta-DKI TRIBUNNEWS.COM, pemerintah provinsi Jakarta memeriksa 72.415 orang melalui tes cepat atau tes cepat.

“Sebanyak 72.415 orang lulus tes cepat. Pada hari Minggu (26/4/2020), Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani, kepala Departemen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI di Jakarta, mengatakan bahwa persentase positif Covid-19 adalah 4 %. — Dwi menyebutkan bahwa dari 72.415 orang yang menjalani tes cepat, 2.879 orang dinyatakan positif korona, sedangkan 69.536 orang dinyatakan negatif. Dwi mengatakan: “Di Jakarta DKI atau enam distrik di distrik administratif Dan Pusat Layanan Kesehatan Pegawai (PPKP) terus melakukan tes cepat. “

Sebelumnya, Widyastuti, kepala departemen kesehatan DKI Jakarta, mengatakan bahwa target dan fokus deteksi cepat adalah mereka yang memiliki risiko tinggi penularan atau kontraksi.

Misalnya, staf medis, dari pasien yang diawasi (PDP) Bagi orang yang diawasi (ODP) memiliki riwayat kontak fisik dengan kasus ini.

Baca: Mengklaim menikahi Zaskia Gotik, pengusaha kaya ini mempersiapkan istrinya di tempat tidur

Jika Jika hasil tes positif, langkah selanjutnya adalah melakukan swab test, mengisolasi sendiri atau merujuk ke tempat penampungan sesuai dengan kriteria tingkat keparahan, dan menunggu hasil reaksi rantai polimerase (PCR).

Jika kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, pasien Akan dirujuk ke rumah sakit.

Kemudian, jika hasilnya negatif, informasikan pasien untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari.

Jika kondisinya memburuk, ia harus pergi ke rumah sakit untuk PCR pada hari ke 7-10 setelah pemeriksaan awal. Periksa atau periksa kembali cek cepat.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live