Covid-19 Satuan Tugas Oposisi: Vaksin baru 2021-2022 sudah lewat, dan masyarakat tidak bisa terus tinggal di rumah

Reporter melaporkan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Pemerintah berencana untuk mengimplementasikan fase normal baru di berbagai bidang dalam waktu dekat.

Mengenai rencana tersebut, Andre Rosiade, anggota ke-19 dari kelompok kerja oposisi Parlemen Indonesia, mengatakan bahwa fase normal baru adalah fase yang tidak dapat dihindari dalam langkah-langkah untuk menangani penyebaran virus korona.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, komunitas tidak bisa terus berada di dalam ruangan.

“(Normal baru) tidak bisa dihindari. Vaksin dijadwalkan diluncurkan pada 2021 atau 2022, sehingga orang tidak bisa diam,” katanya dalam kontak, Minggu (31/5/2020).

Baca: Denny JA, Departemen Riset LSI: Pada 5 Juni, 158 daerah telah mengadopsi standar baru ini. Berikut adalah daftar

Baca: Tri Rismaharini merilis hasil uji cepat skala besar di Surabaya hari ini: dari Dari 500 sampel, 127 ia mengatakan bahwa setelah Kelompok Kerja Oposisi ke-19 mengunjungi dan mendengarkan banyak kementerian dan lembaga, ia mengatakan bahwa fase normal baru harus dilaksanakan. Aplikasi itu tepat dan terukur. Sebagai contoh, ini cocok untuk area dengan tingkat replikasi Covid-19 yang rendah (R0 / R-null). Dia berkata: “Kita tidak bisa tinggal di rumah sampai kita menemukan vaksin. Kita harus beradaptasi, dan sekarang salah satu dari mereka berada dalam fase normal baru.”

Dia mengatakan bahwa keberhasilan fase normal baru adalah bahwa orang dapat bergerak dan menjauh dari Covid- 19. Ini sangat bergantung pada disiplin masyarakat untuk menerapkan prosedur kesehatan.

Karena itu, dia setuju dengan keputusan pemerintah untuk membiarkan tentara dan polisi memantau pelaksanaan perjanjian kesehatan.

“Perjanjian sanitasi adalah persyaratan mutlak. Jangan membuat situasi normal baru tidak disertai dengan perjanjian sanitasi. Setelah itu, meninggalkan rumah dengan memakai topeng telah menjadi budaya baru. Tanpa itu, normal baru akan memicu detik Pandemi pandemi. Jika kita bertahan, normal baru dapat bekerja, tetapi ini membutuhkan proses. Saya pikir tindakan Presiden yang melibatkan Kepolisian Republik Indonesia benar, “katanya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live