Kelompok kerja perlu melakukan upaya besar untuk mencapai standar tingkat positif WHO

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kelompok Kerja Epidemiologis, bertanggung jawab atas percepatan manajemen manajemen Covid-19. Dewi Nur Aisyah percaya bahwa akan dibutuhkan banyak upaya untuk mengurangi tingkat positif (Covid-19 positif) di Indonesia hingga di bawah 5%.

Tingkat positif adalah 5%, yang merupakan standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Organisasi Kesehatan Dunia (tingkat positif) adalah 5%, dan pasti akan membutuhkan banyak upaya untuk mencapai tujuan ini,” kata Dewi pada siaran BNPB, Rabu (7 Januari 2020). -Dewi sendiri mengatakan bahwa tingkat positif Covid-19 di Indonesia adalah 12%.

Baca: Pernyataan WHO tentang perubahan pandemi Covid-19 sering

Angka ini dihitung berdasarkan jumlah kasus Covid-19 positif dalam seminggu, yaitu, melalui deteksi hasil positif Bagilah jumlah kasus dengan jumlah orang yang diperiksa. Pada 8 Juni 2020, total 8.277 kasus positif Covid-19 telah terjadi dalam satu minggu. Keesokan harinya, lebih dari 1.000 kasus positif dikonfirmasi. Dia mengatakan: “Tetapi jumlah orang yang diperiksa telah mencapai 55.000. Jika 8.000 dibagi dengan 55.000, tingkat positif adalah 12%. “— Jika kamu melakukan lebih banyak tes, angka positif akan lebih rendah. Hanya pasien yang diperiksa, dan angka positif sangat tinggi,” kata Dewi.

“Ketika angka positif kami turun, kami mencoba memeriksa orang.” Bahkan orang tanpa gejala. Jadi semakin tinggi pemeriksa, Dewi menyimpulkan bahwa jika risiko dan gejalanya rendah, angka positifnya akan jauh lebih rendah.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live