Ketua Aliansi Telemedicine Indonesia mengatakan 5 hal yang dapat dilakukan dalam jarak fisik

TRIBUNNEWS.COM-Presiden Aliansi Telemedis Indonesia, Profesor Pumawan, MD, Ph.D menjelaskan bagaimana mencegah dan mengambil tindakan positif untuk menanggapi pandemi Covid-19. , Pumawan dan anggota Asosiasi Psikologi Klinis Emeldah memberikan informasi tentang cara mengatasi kebosanan dan mengatasi stres selama evakuasi fisik. -Dr. Puma Wan mengatakan bahwa kita perlu mengikuti rekomendasi pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. -Membutuhkan komunitas untuk secara fisik mengungsi dan tinggal di rumah. – Melalui evakuasi fisik, masyarakat harus dapat melakukan hal-hal positif dan memilih informasi yang diterima.

Membaca: Sebagian besar dari 51 penyebar tipuan penangkapan kerajaan mengaku hiburan yang adil

Membaca: 1 desa Purbalingga diisolasi secara independen setelah mengunjungi pasien. Kunjungan ini terbukti menjadi mahkota positif

” Yang penting kita harus berpikir positif, positif, dan positif untuk menjadi saya, “kata Pumawan.

Jadi kami mendengarkan pemerintah, jadi sebenarnya ada banyak kerusakan, tapi tolong dengarkan saran yang bisa kami pertahankan. “

” Salah satunya adalah aku ketua Asosiasi Aluminium Telemedicine Indonesia. Perusahaan startup karena kami telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan BNPB “, tambahnya.

Berbicara secara psikologis, dalam pandemi virus korona ini, orang yang mengalami insomnia, kecemasan dan kesulitan kontrol emosi berada dalam situasi yang tidak normal Dalam keadaan normal .——————————————————————————— Secara jika secara psikologis, gangguan kecemasan ini berdampak pada masyarakat, ada rasa gelisah, yang terus ada dengan insomnia, dan terus ada sampai sulit mengendalikan emosi. Saya terlahir dengan terlalu banyak kemarahan-saya sangat marah, dokter. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live