Komite Kedelapan Dewan Perwakilan meminta pemerintah untuk merefleksikan dampak jarak fisik terhadap ekonomi masyarakat

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Sesi Kedelapan Dewan Perwakilan Rakyat, Ace Hasan Syadzily, meminta pemerintah untuk merefleksikan dampak ekonomi dari kebijakan pengelompokan alami pada masyarakat. Ace percaya bahwa kebijakan ini dapat berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. — “Keterasingan fisik, tetapi konsekuensi yang kita alami dapat memengaruhi kehidupan orang-orang kita,” Ace mengatakan kepada kantor BNPB, Jln Jakarta, Pramuka Raya, Rabu (25 Maret 2020) ).

Ace mengharuskan pemerintah untuk menyiapkan beberapa langkah stimulus ekonomi untuk mempertahankan daya beli dari kebutuhan dasar rakyat.

Membaca: Pilot Ojol di tengah korona dan jarak sosial: Bisakah dia di rumah dan apa yang harus kita lakukan?

“Untuk tujuan ini, pemerintah telah mengadopsi berbagai langkah.” Langkah ini adalah untuk merangsang ekonomi. Memang, ini benar-benar perlu dipertimbangkan sehingga orang merasa bahwa mereka tidak mempengaruhi kondisi ekonomi mereka lebih dalam, “kata Ace. Kementerian Sosial dapat memainkan peran dalam memberikan bantuan. Selain itu, ia mendorong Kementerian untuk secara aktif mempromosikan agama. Pentingnya menjaga masyarakat dari komunitas melalui para pemimpin agama.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live