Bupati Banyumas secara permanen menutup geng lokasi Sadar Baturraden dan menolak 100 PSK

TRIBUNNEWS.COM- Achmad Husein, Bupati Banyumas, Jawa Tengah, menutup lokasi Alley Awareness dan memulangkan pekerja seks komersial di Banyumas Baturraden (CSW), Minggu (12/4/2020).

A pada 19 Dalam pandemi co-epidemi, total 100 PSK dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Achmad Husein mengatakan kepada Tribunnews melalui pesan WhatsApp pada malam tanggal 4 Desember 2020 (Minggu):” Geng yang mabuk naik ke rumah kos setelah kami menutup kediaman kami (CSW) dan dikirim kembali ke kota asal mereka. . Situs Sadar Gang yang disebut Achmad Husein ditutup. — “Ya (permanen), lokasi dan pensiun,” katanya.

Baca: Pembaruan Corona Indonesia 12 April: Sebanyak 4.241 kasus positif, 359 kasus sembuh, dan 373 orang meninggal

Baca: Semua fakta bahwa Covid-19 mayat positif ditolak di Banyumas, seperti batu, Bupati meminta maaf-Achmad Husein mengatakan bahwa ada 100 PSK dari berbagai daerah di luar Jawa dan Jawa. Sebagian besar wilayah Jawa Timur, Lampang dan Jawa Barat, “katanya.

Achmad Husein menjelaskan bahwa setiap PSK menerima kompensasi dari pemerintah kabupaten Banyumas.

Namun, Achmad Husein tidak menentukan yang mana Formulir atau metode memberikan jumlah nominal.

Pada saat yang sama, pengembalian CSW dibagi menjadi lima kendaraan sesuai dengan sumber aslinya, yaitu hari Minggu (12 April 2020).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live