Andi Taufan diminta untuk mengundurkan diri dari Stafsus untuk menyelamatkan otoritas dan istana Jokowi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Karyono Wibowo, direktur eksekutif Institut Publik Indonesia (IPI), mengatakan bahwa Andi Taufan Garuda Putra harus mengundurkan diri sebagai Presiden Jokowi sebagai anggota staf khusus. Karyono dan Andi Taufan salah tentang penulisan kepala jalan di seluruh Indonesia. fatal.

Bahkan, Andi Taufan membuat lebih banyak kesalahan daripada Adamas Belva Syah Devara (Adamas Belva Syah Devara). Diyakini bahwa staf Andi Taufan juga mengambil langkah mundur untuk menjadi lebih mematikan, karena ia menulis ke seluruh jalan untuk bekerja sama dengan sukarelawan yang dilatih oleh perusahaannya, “Tribunnews menghubungi Karyono, Kamis (23 / 04/2020) .

Kita tahu bahwa Andi Taufan Garuda Putra menggunakan kop surat Sekretariat Kabinet untuk meminta pimpinan dari seluruh Indonesia untuk meloloskan sukarelawan D esa Lawan Covid -19 Plan mengundang PT Amartha Mikro Fintek untuk berpartisipasi dalam pengelolaan virus korona.

Baca: Pria ini meninggal karena prostat, memiliki 42 istri, 156 anak dan 250 anak – PT Amartha Mikro Fintek diciptakan oleh Andi Taufan Garuda Putra Perusahaan yang dioperasikan langsung, Karyono meminta Andi Taufan untuk mengikuti langkah-langkah Belva Devara untuk mengundurkan diri, kemungkinan besar dari masa kepresidenannya. Dia menjelaskan: “Andy melangkah mundur dan memegang wewenang presiden dan istana. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live