Jokowi: Terkoreksi pertumbuhan ekonomi global yang sangat kuat termasuk Indonesia

Reporter Jakarta Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa karena prevalensi coronavirus atau Covid -19, dunia saat ini menghadapi situasi abnormal. Dunia juga menghadapi tekanan ekonomi yang luar biasa untuk keadaan darurat.

Lebih dari 215 negara termasuk Indonesia harus merasakan dampak epidemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Jokowi pada upacara pembukaan Konferensi Koordinasi Pemantauan Antarpemerintah Nasional 2020 melalui siaran konferensi video oleh Sekretariat Presiden YouTube, Senin (15/6/2020). -Baca: Roman Baswedan: Terdakwa harus secara ketat mematuhi Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana – “Permintaan (permintaan, merah) terganggu. Merah) terganggu. Ada masalah dengan produksi. Pertumbuhan ekonomi global telah dikoreksi sangat kuat, dan kami bekerja keras untuk menghindari Qiao Kewei mengatakan: “Semua negara termasuk Indonesia telah menghadapi situasi ini. Chokovy menilai bahwa untuk alasan ini, kondisi eksternal umumnya memerlukan respons yang cepat dan akurat dari pemerintah. Secara ekonomi, pemerintah harus memastikan bahwa orang miskin yang terkena dampak pandemi korona menerima bantuan sosial (lesbian). Oleh).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live